Diskriminasi Masyarakat Timur Indonesia di Daerah Perantauan: Studi Kasus Pulau Jawa dan Provinsi Banten

Authors

  • Putri Setya Ningrum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Lusi Kusumawati Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Thiya Mulyawati Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ayu Mukarromah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.37950/joc.v2i2.369

Keywords:

Discrimination, Stereotypes, Eastern Students, Banten

Abstract

Abstract

The stereotypes given by society to the identity of easterners are in fact still leading to a negative connotation. All the differences that eastern society has, starting from physical, cultural, linguistic and others, are always used as material for discrimination by the people, even though all this is outside their will. The intolerance of non-Eastern people towards the differences of Eastern people causes their self-confidence to decrease and they feel alienated in their own country. This study aims to understand how the views and treatment received by eastern people in overseas lands. The data collection technique used purposive sampling technique, in this study the authors took informants from several students who migrated to Banten Province to continue their education from their home region. The results of the study stated that the views and treatment received by the eastern people in overseas lands are still leading to negative things. This is due to the differences they have, especially in physical differences. They experienced culture shock in Banten due to different environmental and cultural conditions. They prefer to live in groups on overseas lands.

Keywords: Discrimination, Stereotypes, Eastern Students, Banten

 

Abstrak

Stereotipe yang diberikan masyarakat terhadap identitas orang timur nyatanya sampai sekarang masih mengarah ke konotasi negatif. Segala perbedaan yang dimiliki masyarakat timur mulai dari fisik, budaya, bahasa dan lainnya selalu dijadikan bahan diskriminasi oleh masyarakat, padahal semua itu berada di luar kehendak mereka. Intoleran masyarakat non timur terhadap perbedaan yang dimiliki masyarakat timur menyebabkan kepercayaan diri yang mereka miliki menurun dan merasa terasingkan di negaranya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pandangan dan perlakuan yang didapat oleh masyarakat timur di tanah rantauan. Teknik pengambilan data dengan menggunakan teknik purposive sampling, dalam penelitian ini penulis mengambil narasumber dari beberapa mahasiswa yang merantau ke Provinsi Banten untuk melanjutkan pendidikannya dari wilayah asalnya. Hasil penelitian menyatakan bahwa pandangan dan perlakuan yang diterima masyarakat timur di tanah rantauan sampai saat ini masih mengarah ke hal negatif. Hal tersebut disebabkan karena perbedaan yang dimiliki mereka terutama pada perbedaan fisik.  Mereka mengalami shock culture di Banten yang disebabkan keadaan lingkungan dan budaya yang berbeda. Mereka lebih memilih untuk hidup berkelompok di tanah rantauan.

Kata Kunci: Diskriminasi, Stereotip, Mahasiswa Timur, Banten

References

Abbas, M. R. (2016). Konstruksi Identitas Ke-Papua-An Di Kota Multi Kultural (Refleksi Kota Yogyakarta Dalam Kajian Identitas. Jurnal Politik Profetik, 4(1).

Abbas, M. R. (2016b). RUANG PUBLIK DAN EKSPRESI POLITIK IDENTITAS: (Studi Tentang Pergulatan Identitas Ke-Papua-An Di Yogyakarta). Society, 4(1), 23–34. Https://Doi.Org/10.33019/Society.V4i1.33

Ardianto, E. (2010). Metodologi Penelitian Untuk Public Relations: Kuantitatif Dan Kualitatif. Simbiosa Rekatama Media.

Christiani, L. C. (2017). Representasi Identitas Etnis Papua Dalam Serial Drama Remaja Diam-Diam Suka. Jurnal Komunikasi Dan Kajian Media, 1(1), 15–30. Https://Jurnal.Untidar.Ac.Id/Index.Php/Komunikasi/Article/View/387

Dian Septiana. (2022). Ada Melanesia, Ini Macam-Macam Ras di Indonesia. Diakses pada 16 Desember 2022 pukul 12.11, melalui https://www.kompas.tv/article/306116/ada-melanesia-ini-macam-macam-ras-di-indonesia

Djunatan, S. (2014). Membawa Keadilan Bagi Identitas-Diri Orang Papua. Jurnal Administrasi Publik, 11(2).

Elia Nurindah Sari, S. (2020). Etnosentrisme Dan Sikap Intoleran Pendatang Terhadap Orang Papua. Jurnal Antropologi Isu-Isu Sosial Budaya, 01(June), 142–150.

Eriwanto, T. P. P. (2022). PERILAKU ASERTIF PADA MAHASISWA RANTAU ASAL INDONESIA TIMUR DITINJAU DARI HARGA DIRI (Doctoral Dissertation, Universitas Katholik Soegijapranata Semarang).

Fitri, R., & Kustanti, E. R. (2020). Hubungan Antara Efikasi Diri Akademik Dengan Penyesuaian Diri Akademik Pada Mahasiswa Rantau Dari Indonesia Bagian Timur Di Semarang. Jurnal Empati, 7(2), 491-501.

Hutomo, L. (2017). Hubungan Antara Penyesusaian Akademik Dengan Prestasi Belajar Pada Mahasiswa Tahun Pertama. Skripsi. Fakultas Psikologi. Universitas Surabaya.

Kumoro, N. B. (2017). Batas Yang Tertutup Dan Yang Terurai Studi Kasus Batas Etnis Mahasiswa Dari Papua Dan Kalimantan Barat Di Yogyakarta.

Rakhmat, J. (2004). Metode Penelitian Komunikasi Dilengkapi Contoh Analisis Statistik. Pt. Remaja Rosdakarya.

Rumondor, F. H., Paputungan, R., & Tangkudung, P. (2014). Stereotip Suku Minahasa Terhadap Etnis Papua (Studi Komunikasi Antar budaya Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas SamRatulangi). Acta Diurna Komunikasi,3(2).

Downloads

Published

2023-11-30

Issue

Section

Articles