Pemanfaatan Potensi Lokal Dalam Upaya Pencegahan Stunting
DOI:
https://doi.org/10.37950/ijd.v5i1.394Keywords:
Stunting Prevention, Local PotentialAbstract
ABSTRAK
Stunting dapat dicegah dengan memberikan memberikan makanan yang bergizi sesuai kebutuhan tubuh, membiasakan perilaku hidup bersih, dan memantau tumbuh kembang anak secara teratur. Selain itu, pencegahan stunting dapat dilakukan dengan mendayagunakan potensi lokal yang ada. Tujuan dari kajian ini yaitu berfokus untuk mengetahui dan menambah wawasan mengenai bagaimana pemanfaatan potensi lokal diberbagai daerah dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia. Selain itu, kajian ini berusaha untuk membahas lebih dalam potensi lokal apa saja yang dapat dimanfaatkan oleh suatu daerah yang diharapkan dapat menjadi role model untuk daerah lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data literatur yang dikumpulkan dari berbagai sumber tertulis. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah Teknik analisis isi (content analysis) memungkinkan peneliti untuk memperoleh data dan informasi dari berbagai macam sumber tertulis. Hasil temuan peneliti yaitu pemanfaatan potensi lokal disuatu daerah dengan daerah lainnya akan berbeda seperti halnya masyarakat yang tinggal di pesisir pantai, masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan. Namun terdapat permasalahan yang sama diantara ketiga kategori wilayah ini yaitu adalah kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal sehingga diolah menjadi olahan standar. Saran yang dapat penulis berikan yaitu perlu adanya studi lanjutan mengenai dampak spesifik zat gizi terhadap stunting, selain itu juga dengan melakukan pemberdayaan-pemberdayaan untuk melakukan sosialisasi mengenai cara pemanfaatan potensi lokal. Pemerintah juga perlu membuat pedoman secara khusus yang membahas mengenai pemanfaatan potensi lokal yang dibukukan dan sebarluaskan melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) atau PKK setingkat desa.
Â
Kata kunci: Pencegahan Stunting, Pemanfaatan Potensi Lokal
Â
ABSTRACT
Stunting can be prevented by providing nutritious food according to the body’s needs, getting used to clean living behaviors, and monitoring children's growth and development regularly. In addition, stunting prevention can be done by utilizing existing local potential. The purpose of this study is to focus on knowing and adding insight into how to use local potential in various regions in efforts to prevent stunting in Indonesia. In addition, this study seeks to discuss more deeply what local potentials can be utilized by an area that is expected to be a role model for other regions. The method used in this study is the study of literature. The type of data used in this study is literature data collected from various written sources. The data collection technique used by researchers is the content analysis technique which allows researchers to obtain data and information from various written sources. The researcher's findings are that the utilization of local potential in one area with other areas will be different as well as people living on the coast, rural communities, and urban communities. However, there is the same problem between these three categories of regions, namely the lack of public knowledge in utilizing local potential so that it is processed into standard processing. The author can advise that there is a need for further studies on the specific impact of nutrients on stunting, in addition to carrying out empowerment to socialize how to utilize the local potential. The government also needs to make specific guidelines that discuss the use of local potential that are recorded and disseminated through the Family Assistance Team (TPK) or village-level PKK.
Â
Keywords: Stunting Prevention, Local Potential
References
Achmad, W. (2022). Social Reality Stunting Prevention in Cianjur District. Jurnal EduHealth, 13(02), 467-477.
Aditiawati, P., Indriani, A. D., Suantika, G., & Simatupang, T. M. (2016). Pengembangan Potensi Lokal Di Desa Panawangan Sebagai Model Desa Vokasi Dalam Pemberdayaan Masyarakat Dan Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional. Jurnal Sosioteknologi, 15(1), 59–67. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2016.15.1.6
Anwar, F., Khomsan, A., & Vipta A, R. E. (2014). Masalah dan Solusi Stunting Akibat Kurang Gizi di Wilayah Perdesaan. IPB Press.
Ariani, M., Hermanto, H., & Sugiarto, W. (2013). Kajian Strategi Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal. In Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Laporan Kegiatan Kajian Isu-Isu Aktual.
Ariani, M., & Pitono, J. (2014). Diversifikasi Konsumsi Pangan: Kinerja dan Perspektif Ke Depan. Diversifikasi Pangan dan transformasi Pembangunan Pertanian. In Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kementerian Pertanian.
Azriful, A., Ghaffar, N. A., Jusriani, R., Mallapiang, F., & Nildawati, N. (2022). Pendampingan Kelompok Tani dalam Pengembangan Pangan Lokal Kaya Protein Binto’toeng (Cajanus Cajan) Potensial Pencegahan Stunting di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa. KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 30–42.
Badan Ketahanan Pangan. (2012). Pedoman Program Desa Mandiri Pangan. Departemen Republik Indonesia. http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123 456789/52998/Chapter II.pdf?sequen ce=4&isAllowed=y
BKKBN. (2021). Panduan Pelaksanaan Pendampingan Keluarga dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Tingkat Desa/Kelurahan. In BKKBN. Direktorat Bina Penggerakan Lini Lapangan.
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., De Onis, M., Ezzati, M., Grantham-Mcgregor, S., Katz, J., Martorell, R., & Uauy, R. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X
Citra, K. (2019). Kandungan Nutrisi Tanaman Kelor. Ournal of Physics A: Mathematical and Theoretical, Vol.44(8).
Endah, K. (2020). Pemberdayaan Masyarakat : Menggali Potensi Lokal Desa. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 135–143.
Fitriyanti, F., & Mulyati, T. (2012). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) Terhadap Status Gizi Balita Gizi Buruk di Dinas Kesehatan Kota Semarang Tahun 2012. Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.
Junus, N., & Mamu, K. J. (2021). Pelatihan Pemanfaatan Buah Pisang Sebagai Makanan Pencegah Stunting Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang di Desa Lamu. 2(1), 1–12.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan dasar Tahun 2018. Kementerian Kesehatan RI. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/109019817400200403.
Krisnadi, A. D. (2015). Kelor Super Nutrisi. Moringa Indonesia.
Larsen, R., Eilertsen, K. E., & Elvevoll, E. O. (2011). Health benefits of marine foods and ingredients. Biotechnology Advances, 29(5), 508–518. https://doi.org/10.1016/j.biotechadv.2011.05.017
Liansyah, T. M. (2015). Malnutrisi Pada Anak Balita. Jurnal Buah Hati, II(1), 1–12.
Mentari, S., & Hermansyah, A. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Stunting Anak Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Upk Puskesmas Siantan Hulu. Pontianak Nutrition Journal (PNJ), 1(1), 1. https://doi.org/10.30602/pnj.v1i1.275
Mohanty, B. P., Paria, P., Mahanty, A., Behera, B. K., Mathew, S., Sankar, T. V., & Sharma, A. P. (2012). Fatty acid profile of Indian shad Tenualosa ilisha oil and its dietary significance. National Academy Science Letters, 35(4), 263–269. https://doi.org/10.1007/s40009-012-0042-x
Nadimin, & Lestari, R. S. (2019). Peningkatan Nilai Gizi Mikro Kudapan Lokal Melalui Subtitusi Tepung Ikan Gabus Untuk Pencegahan Stunting Di Sulawesi Selatan. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 14(2), 152. https://doi.org/https://doi.org/10.32382/medkes.v14i2.1021 152
Ngaisyah, R. D., & Adiputra, A. K. (2018). Pemberdayaan kader posyandu untuk perbaikan pola konsumsi terhadap nugget ikan dan abon ikan sebagai alternatif penurunan stunting balita di Desa Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul. Prosiding Seminar Nasional Seri 8 “Mewujudkan Masyarakat Madani Dan Lestari,†217–226. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/11478
Ngaisyah, R. D., Adiputra, A. K., & Metty. (2019). Pembentukan Sentra Produksi Aneka Olahan Ikan Sebagai Upaya Penganekaragaman Makanan Stunting. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyaraka, 8(4), 249–252.
Ngaisyah, R. R. D., & Adiputra, A. K. (2019). Pengembangan potensi lokal ikan menjadi nugget dan abon ikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kejadian stunting di Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul. Journal of Community Empowerment for Health, 1(2), 61. https://doi.org/10.22146/jcoemph.36961
Nugraha, D. (2012). Pengaruh Konsumsi Biskuit Terhadap Status Gizi dan Tingkat Morbiditas Balita yang Berstatus Gizi Buruk atau Kurang di Tiga Tipoli Wilayah Kabupaten Sukabumi. Departemen Gizi Masyarakat Fakutas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor.
Nurhayati. (2017). Pengertian Potensi. www.pengertianmenurutpara ahli.net/pengertian-potensi/
Pranata, N. B., Muliadi, & Sanova, A. S. S. (2018). Kondisi Ekosistem Terumbu Karang Di Teluk Cina, Pulau Lemukutan, Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 1(2), 9–16.
Rachim, A. N. F., & Pratiwi, R. (2017). Hubungan Konsumsi Ikan Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Usia 2-5 Tahun. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 6(1), 36–45.
Ramayulis, R., Kresnawan, T., Iwaningsih, S., & Rochani, N. S. (2018). Stop Stunting dengan Konseling Gizi. Penerbar Plus+ (Penebar Swadaya Grup).
Safitri. (2018). Optimalisasi Pemanfaatan Potensi Lokal Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Desa Sukamulya Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu [UIN Raden Intan Lampung]. http://repository.radenintan.ac.id/5251/
Setiyono, A. E., Ngatimun, & Musriati, T. (2020). Pemanfaatkan Potensi Lokal Melalui Pembuatan Susu Jagung Guna Mencegah Stunting Pada Desa Gejugan. Jurnal Abdi Panca Marga, 1(1), 20–23.
Soetomo. (2012). Keswadayaan Masyarakat. Pustaka Pelajar.
Soetomo. (2014). Keswadayaan Masyarakat Manifestasi Kapasitas Masyarakat Untuk Berkembang Secara Mandiri. Pustaka Pelajar.
Sofiana, M. S. J., Yuliono, A., Warsidah, & Safitri, I. (2021). Sosialisasi Pemanfaatan Pangan Hasil Laut dan Diversifikasi Olahannya Sebagai Usaha Menanggulangi Stunting Pada Anak Balita di Kalimantan Barat. Journal of Community Engagement in Health, 4(1), 103–112. http://jceh.orghttps//doi.org/10.30994/jceh.v4i1.121
Soleh, A. (2017). Strategi Pengembangan Potensi Desa. Jurnal Sungkai, 5(1), 35–52.
Supariasa, I. D. N. (2016). Penelitian Status Gizi. EGC.
Suryana, A. (2020). Pangan Lokal untuk Ketahanan Pangan dan Gizi Masyarakat Pada masa Pandemi Covid – 19. Kementerian Pertanian Pusat Sosial Ekonomi Dan Kebijakan Pertanian. https://pse.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/covid-19/opini/417- pangan-lokal-untuk-ketahanan-pangan-dan-gizi-masyarakat-pada-masa-pandemi-covid- 19#!/ccomment
Susanti, R., Kadarisman, Y., & Ramadhani, Y. (2022). Peningkatan Kapasitas Ibu Rumah Tangga dalam Pencegahan Stunting Berbasis Pemanfaatan Potensi Lokal. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 3(1), 113–122. https://doi.org/10.37680/amalee.v3i1.1350
Wahdah, S., & Juffrie, M. (2012). Faktor risiko kejadian stunting pada anak umur 6-36 bulan di wilayah pedalaman Kecamatan Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Gizi Dan Dietik Indonesia, 3(2), 119–130.
Yuwanti, Y., Mulyaningrum, F. M., & Susanti, M. M. (2021). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Stunting Pada Balita Di Kabupaten Grobogan. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(1), 74. https://doi.org/10.31596/jcu.v10i1.704
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with International Journal of Demos (IJD) agree to the following Open Access terms:
- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution- 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
