Analysis of the Urgency of the Application of Social and Cultural Elements in the Early Childhood Education Sector

Authors

  • Ni Putu Listiawati Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram
  • Demsy Jura Universitas Kristen Indonesia
  • Margaret Stevani Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia
  • Mohammad Abdul Mukhyi Universitas Gunadarma

DOI:

https://doi.org/10.37950/ijd.v4i1.234

Keywords:

Social, Culture, Early Childhood Education

Abstract

Abstract

Education is very important, and very helpful in the growth and development of the human brain. That's why education should be given to humans from an early age. Because at that age, humans are still very easy to learn something. The social and cultural system becomes a form of the totality of values in society. Good social order values, behavior, and so on.  The social and cultural system is also an embodiment of the community itself, so it is very important for the community in it to know, study and also instill the social and cultural values of the community where they live. However, because culture has several unwritten forms and is so numerous, it will be very difficult to remember and practice all of them for people who are adults and already have a certain mind-bearing burden. An effective way for this culture to be attached to a person's personality is to introduce and teach it to individuals from an early age. Culture needs to be taught to children at an early age so that they do not get along and have bad habits in social relationships. However, it is unfortunate that education with social and cultural elements is not significant and still has a small portion. There are still many PAUD, Kindergarten, Play Group, and other early childhood education institutions that have not implemented it optimally. They mostly focus on how to raise children and teach them to read, write and count. Meanwhile, after the children enter Elementary School (SD), it becomes less and less difficult for them to learn materials with social and cultural elements.

Keywords: Social, Culture, Early Childhood Education

 

Abstrak

Pendidikan sangat penting, dan sangat membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan otak manusia. Karena itulah pendidikan harus diberikan kepada manusia sejak dini. Karena pada usia tersebut, manusia masih sangat mudah mempelajari sesuatu. Sistem sosial budaya menjadi bentuk totalitas nilai dalam masyarakat. Tatanan sosial yang baik nilai, perilaku, dan sebagainya. Sistem sosial budaya juga merupakan perwujudan dari masyarakat itu sendiri, sehingga sangat penting bagi masyarakat di dalamnya untuk mengetahui, mempelajari dan juga menanamkan nilai-nilai sosial budaya masyarakat tempat mereka tinggal. Namun, karena budaya memiliki beberapa bentuk yang tidak tertulis dan jumlahnya sangat banyak, maka akan sangat sulit untuk mengingat dan mempraktikkan semuanya bagi orang yang sudah dewasa dan sudah memiliki beban pikiran tertentu. Cara efektif agar budaya ini melekat pada kepribadian seseorang adalah dengan mengenalkan dan mengajarkannya kepada individu sejak dini. Budaya perlu diajarkan kepada anak sejak dini agar tidak bergaul dan memiliki kebiasaan buruk dalam pergaulan. Namun sangat disayangkan pendidikan dengan unsur sosial budaya tidak signifikan dan masih memiliki porsi yang kecil. Masih banyak PAUD, TK, Play Group, dan lembaga pendidikan anak usia dini lainnya yang belum melaksanakannya secara optimal. Mereka kebanyakan fokus pada bagaimana membesarkan anak-anak dan mengajari mereka membaca, menulis, dan berhitung. Sementara itu, setelah anak-anak memasuki Sekolah Dasar (SD), mereka semakin sulit untuk mempelajari materi-materi yang mengandung unsur sosial budaya.

Kata kunci: Sosial, Budaya, Pendidikan Anak Usia Dini

References

Agustang, A., & Sahabuddin, J. (2020, October). Model Kolaborasi Sosial Pendidikan Karakter di Sekolah Swasta Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng. In prosiding seminar dan Diskusi Pendidikan Dasar.

Alwasilah, A. C., Suryadi, K., & Karyono, T. (2022). Etnopedagogi: Landasan Praktek Pendidikan dan Pendidikan Guru. Kiblat Buku Utama.

Anwar, C., Fitriyah, S., & Kurniawati, M. K. E. (2022). Landasan Kultural dalam Pendidikan. Konsep dan Aplikasi Landasan Pendidikan dalam Sekolah Penggerak, 65.

Atika, A. (2021). Pendidikan Karakter sebagai Solusi Perbaikan Akhlak. Jurnal Pendidikan Guru, 2(2).

Aulia, S. S., & Arpannudin, I. (2019). Pendidikan Kewarganegaraan dalam Lingkup Sosio-Kultural Pendidikan Non-Formal. Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan, 3(1), 1-12.

Azra, A. (2019). Revitalisasi Wawasan Kebangsaan melalui Pendidikan Multikultural. Jurnal Ledalero, 18(2), 183-202.

Budiarta, I. W. (2019). Pancasila Sebagai Ideologi Pendidikan Kritis dan Holistik di Indonesia. Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 1(2), 73-81.

Khairuddin, A. (2018). Epistemologi Pendidikan Multikultural di Indonesia. Ijtimaiyah Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 2(1).

Munifah, S. (2021). Nilai Kultural dan Pendidikan dalam Tradisi Jawa Bubakan. Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(2).

Murdiana, I. K. A. (2021). Dampak Virus Corona (Covid-19) terhadap Kehidupan Sosial Budaya Masyrakat Hindu Bali (Perspektif Pendidikan Agama Hindu). Japam (Jurnal Pendidikan Agama), 1(1), 32-43.

Mustikarini, I. D., & Feriandi, Y. A. (2020). Konfigurasi Pendidikan Kewarganegaraan Ekologi Perspektif Sosio-Kultural (Gagasan Pembentukan Pendidikan Kewarganegaraan Kontium Maksimal di Indonesia). JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan), 5(2), 54-64.

Muttaqin, Z., & Wardana, A. (2018). Pendidikan Multi Kultural Berbasis Kearifan Lokal (Studi di SMA Negeri 1 Narmada). Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 5(2), 202-212.

Nanggala, A., & Suryadi, K. (2020). Analisis Konsep Kampus Merdeka dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10-23.

Nasip, A., Mahyuni, M., & Nuriadi, N. (2019). Nilai Pendidikan, Sosial, Kultural, dan Spiritual dalam Wasiat Renungan Masa Karya TGKH. Zainuddin Abdul Madjid: Tinjauan Hermeneutika. Lingua: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 16(2), 271-284.

Ngalu, R. (2019). Pendidikan Karakter melalui Pengembangan Kultur Sekolah. Jurnal Lonto Leok Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 84-94.

Srilaksmi, N. K. T., & Indrayasa, K. B. (2020). Inovasi Pendidikan dalam Peningkatan Strategi Mutu Pendidikan. PINTU: Jurnal Penjaminan Mutu, 1(1).

Sutrisno, S., Sapriya, S., Komalasari, K., & Rahmad, R. (2020). Pendidikan Kewarganegaraan Kemasyrakatan dalam Membangun Wawasan Warga Negara Global. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 53-58.

Yasin, I. (2021). Problem Kultural Peningkatan Mutu Pendidikan di Indonesia: Perspektif Total Quality Management. Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 2(3), 239-246.

ZA, T. (2019). Konfigurasi Pendidikan Karakter dalam Konteks Totalitas Proses Psikologis dan Sosial-Kultural. Ethics and Education, 12(1), 13-20.

Zuriah, N. (2020). Model Pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal dalam Fenomena Sosial Pasca Reformasi di Perguruan Tinggi. JIP Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 11-25.

Downloads

Published

2022-04-28

Issue

Section

Articles