Manajemen Konflik Pemerintah Kota Bogor Antara Forum Muslim Bogor Dengan Masyarakat Tionghoa (Studi Kasus: Perayaan Cap Go Meh 2019)

Authors

  • Deliya Gustiani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.37950/ijd.v3i3.113

Keywords:

resolusi konflik, pemerintah kota bogor, cap go meh.

Abstract

Abstract

 

This study describes the conflict management carried out by the Bogor City Government over the conflicts that occurred between the Forum Muslim Bogor and the Chinese Community. In this conflict, it was found that there was intolerance that occurred in the people of Bogor City ahead of the Cap Go Meh celebration in 2019. Where the case of intolerance was carried out by issuing a circular issued by the Forum Muslim Bogor through social media. The letter was circulated very widely which contained an appeal to the Bogor City Government not to facilitate the Cap Go Meh/Bogor Street Festival celebration and called for the Muslim community not to participate in the event because it was considered to damage the faith. In this study, the focus will be on conflict resolution efforts carried out by the Bogor City Government using the theory of Conflict Management and Critical System Heuristics. The research method used is descriptive qualitative research method. Therefore, this study will look at how the conflict resolution carried out by the Bogor City Government towards the conflict.

 

Keywords: conflict resolution, bogor city government, cap go meh.

 

 

 

 

 

Abstrak

 

Penelitian ini menjelaskan mengenai manajemen konflik yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor atas konflik yang terjadi antara Forum Muslim Bogor dengan Masyarakat Tionghoa. Dalam konflik ini ditemukan adanya intoleransi yang terjadi dimasyarakat Kota Bogor menjelang perayaan Cap Go Meh tahun 2019. Dimana kasus intoleransi tersebut dilakukan dengan cara mengeluarkan surat edaran yang dilakukan oleh Forum Muslim Bogor melalui media sosial. Surat tersebut beredar sangat luas yang mana berisikan mengenai seruan kepada Pemerintah Kota Bogor agar tidak memfasilitasi Perayaan Cap Go Meh/Bogor Street Festival dan menyerukan agar masyarakat muslim tidak berpartisipasi dalam acara tersebut karena dinilai dapat merusak akidah. Dalam penelitian ini akan lebih fokus terhadap upaya resolusi konflik yang dilakukan  oleh Pemeritah Kota Bogor dengan menggunakan teori Manajemen Konflik dan Critical System Heuristic. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini akan melihat bagaimana resolusi konflik yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor terhadap konflik tersebut.

 

Kata Kunci: resolusi konflik, pemerintah kota bogor, cap go meh.

 

References

Aisyah. 2014. Konflik Sosial Dalam Hubungan Antar Umat Beragama. Jurnal Dakwah Tabligh, Volume 15 No.2

Apandi, 2020. Pendekatan Resolusi Konflik Dalam Upaya Pencegahan Konflik Regional Pada Era Digitalisasi. Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik, Vol. 2 No. 1

Astri, Herlina. 2011. Penyelesaian Konflik Sosial Melalui Pendekatan Kearifan Lokal. Jurnal Aspirasi, Vol. 2 No. 2

Ariefana, Pebriansyah. 2019. Kontroversi Larangan Cap Go Meh di Bogor

https://www.suara.com/news/2019/01/30/060500/kontroversi-larangan-cap-go-meh-di-bogor

Diakses pada Kamis, 19 Maret 2020, pukul 16.00 WIB

Arjani, Dwi. 2019. Cerita Warga Kota Bogor Tetap Khusyuk Saat Ada Edaran Tolak Imlek.

Budiarjo, Miriam. 1982. Dasar-dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia.

Caroline. (2016) Pilkada Setentak, Eksklusi Partai Politik, dan Masa DepanPolitik Representasi. The POLITICS: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Vol. 2 No. 1

Darmawan, Ikhsan (2015). Menggugat (Praktik) Representasi Politik.

Djani, Luky. (2017) Representasi Politik: Relasi Imaginer Konstituen dan Politikus?

Douglas, Mary. 1966. Purity And Danger “An Analysis Of The Concepts Of Pollution And Tabooâ€. USA: Routledge.

Ekawaty, Esti.(2014). Dari Representasi Politik Formal Ke Representasi Politik Non-Elektoral. Depok:Pusakapol FISIP UI

Fisher, Simon, dkk. 2001. Mengelola Konflik : Untuk Bertindak, Ahli Bahasa S. N. Kartikasari, dkk. Jakarta : The British Counsil, Indonesia.

https://metro.tempo.co/read/1172481/cerita-warga-kota-bogor-tetap-khusyuk-saat-ada-edaran-tolak-imlek Diakses pada Kamis, 19 Maret 2020, pukul 16.15 WIB Bunga, Halida. 2019. Setara: 2.400 Insiden Pelanggaran Kebebasan Beragama

https://nasional.tempo.co/read/1271038/setara-ada-2-400-insiden-pelanggaran-kebebasan-beragama Diakses Pada Kamis, 7 Januari 2021, pukul 15.50

Disparbud Jawa Barat. 2012. Vihara Mahacetya Dhanagun

http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=135&lang=id

Diakses pada Rabu,18 Maret 2020, pukul 15:00 WIB Krisniandi, 2020. Setara: Ada 846 Kejadian Pelanggaran Kebebasan Beragama di Era Jokowi.

https://nasional.kompas.com/read/2020/01/07/16031091/setara-ada-846-kejadian-pelanggaran-kebebasan-beragama-di-era-jokowi Diakses Pada Kamis, 7 Januari 2021, pukul 16.00

Ika, Aprilia. 2019. Beredar Surat Penolakan Imlek dan Cap Go Meh, MUI dan Pemkot Bogor Buka Suara.https://bogor.kompas.com/read/2019/01/30/07095491/beredar-surat-penolakan-perayaan-imlek-dan-cap-go-meh-mui-dan-pemkot-bogor Diakses pada Kamis, 19 Maret 2020, pukul 15.30 WIB

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. 2016. Tantangan Peningkatan Kualitas Partisipasi dan Representasi. Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan

Khatimah, Husnul. 2019. Heboh Beredar Seruan Omas Tolak Bogor Street Fest CGM https://www.ayobogor.com/read/2019/01/28/2424/ayobogor.com Diakses pada Kamis, 19 Maret 2020, pukul 15.00 WIB

Nasution. (2014) Demokrasi dan Politik Minoritas Di Indonesia

Putra, Arie. 2014. Menuju Demokrasi Bermakna: Persoalan-persoalan Perbaikan Representasi Politik di Indonesia. Jakarta: Demos.

Reily, Ben. 2000. Demokrasi dan Konflik yang Mengakar : Sejumlah Pilihan Negosiator. Jakarta: International IDEA

Ronald. H. Chilcote. 2003. Teori Perbandingan Politik. Jakarta: Raja Pers.

Setiawan, Rahmat. (2018) Subaltern, Politik Etis, dan Hegemoni dalam Perspektif Spivak. V ol. VI No . 1Poetika : Jurnal Ilmu Sastra

Simon, Roger. 2004. Gagasan-gagasan Politik Gramsci. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Subono. 2012 Demokrasi Tanpa Representasi: Masalah dan Pilihan Demokrasi di Empat Daerah. Jakarta:Demos.

Soeseno, N. 2013. Representasi Politik. Perkembangan dari Ajektiva ke Teori. Depok: Puskapol.

Ulrich, Werner. 2014. A Primer To Critical Systems Heuristics For Action Researchers. Centre for Systems Studies: University Of Hull.

Zainuddin, Denny. 2016. “Analisis Penaganan Konflik Antar Organisasi Kemasyarakatan Di Sumatera Utara (Medan) Dan Jawa Tengah (Purwakarta)†.Jurnal Hak Asasi Manusia Volume 7 No.1

Downloads

Published

2021-12-31

Issue

Section

Articles